Home » Blog » Bagaimana mendapatkan pekerjaan bagus (Bagian 3)

Pada bagian pertama dari seri artikel ini, kita sudah membahas mengenai bagaimana mempersiapkan CV dan surat lamaran yang baik sehingga kamu bisa mendapat kesempatan untuk dipanggil wawancara. Di bagian kedua, kita membahas mengenai wawancara itu sendiri. Jadi, anggap saja kamu sudah melakukan semuanya dengan sangat baik dan kamu sudah diterima kerja!

Lalu apa sekarang?

Menurut pengamatan saya, terdapat dua jenis pekerjaan yang bagus. Pertama, pekerjaan yang memiliki tujuan untuk “merubah” mu. Pekerjaan ini biasanya pekerjaan tingkat pemula atau pekerjaan magang dan dalam hal ini perusahaan menginginkan keahlianmu berkembang dan mempersiapkanmu untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

Jenis pekerjaan bagus kedua adalah pekerjaan pada tingkat lanjutan dan tujuannya adalah agar kamu merubah pekerjaan itu sendiri. Dengan kata lain, kamu harus bekerja secara lebih efektif, menemukan cara baru untuk mengerjakan segala sesuatunya dengan lebih baik, dan selalu berinovasi.

Jadi memang pada akhirnya di luar sana ada beberapa pekerjaan yang memang tidak bagus, kecuali memang kamu bisa menerima ketidakjelasan. Dengan kata lain, kamu dipekerjakan tapi tidak dituntut lebih dari itu. Pekerjaan semacam ini bisa dianggap tak lebih dari sekedar pegangan untukmu menghadapi resesi mendatang. Kalau saya jadi kamu, saya akan menghindari pekerjaan semacam ini kecuali memang kamu ada tanggungan keluarga dan prioritas utamamu dalam bekerja hanyalah sebatas ada atau tidaknya pendapatan tetap.

Mari kita anggap kalau kamu sudah mendapatkan pekerjaan yang benar-benar bagus. Lalu apa strategi yang harus kamu jalankan sehingga kamu dapat dengan baik memanfaatkan kesempatan ini?

Dalam jenis pekerjaan yang “membangun” – artinya pekerjaan yang bisa merubah dan mengembangkan potensi dalam dirimu – hal yang terpenting adalah bagaimana menunjukkan kepada bosmu bahwa kamu mendapatkan pengalaman itu! Kerjakan semua tugasmu sebaik mungkin dan berikan laporan ke pihak manajemen secara teratur dan ketika kamu merasa bahwa kamu sudah sangat menguasai suatu bidang pekerjaan, mintalah pendapat bosmu apakah ada hal baru lainnya yang bisa kamu kerjakan. Mintalah tanggung jawab yang baru. Dan yang lebih penting lagi, jangan biarkan dirimu terlupakan. Delapan belas bulan adalah waktu yang sangat banyak untuk jenis pekerjaan pada tingkat lanjutan semacam ini di mana kamu sudah bisa menguasai sebagian besar tugas-tugasmu dan kamu mulai mengulangi tugas yang sama terus menerus.

Nah, sekarang kamu sudah di posisi pekerjaan yang lebih tinggi. Pada tahap ini kamu diharapkan untuk dapat menunjukkan kemampuanmu dalam hal merubah keadaan dan membuatnya lebih baik. Bulan pertama pada masa kerjamu adalah masa yang paling kritis. Kamu akan mengetahui lebih banyak tentang pekerjaanmu sekaligus bertemu dengan rekan-rekan barumu di kantor. Inilah kesempatanmu untuk banyak bertanya dan mengamati segala sesuatunya. Pertimbangkanlah hal-hal yang menyangkut prinsip dasar, contohnya: Untuk apa pekerjaan ini ada? Adakah cara lain untuk mengerjakan segala sesuatunya dengan lebih baik? Apakah rekan-rekan kerjamu mempunyai kualitas yang kamu inginkan? Selain itu, cobalah untuk berpikir mengenai laporan konsultan manajemen pada perusahaan dimana kamu bekerja. Apa pendapat mereka tentang produktivitas, penghematan biaya dan peningkatan efisiensi? Rancanglah ide-ide inovatifmu dan bicarakan dengan atasanmu. Jangan berikan janji yang berlebihan. Ketika idemu disetujui, jalankan rencanamu. Jangan berhenti sampai disini – mulai pikirkan juga mengenai kemungkinan langkah karirmu ke depannya dan pastikan bahwa kamu mempunyai kualitas dan persiapan yang cukup baik untuk hal ini.

Yang terakhir, perhatikan penggunaan bahasamu di kantor! Jika kamu harus berbahasa Inggris di kantor, maka kamu harus berlatih terus untuk meningkatkan kefasihan bahasa Inggrismu. Terlebih lagi jika kamu harus menulis laporan dalam bahasa Inggris, pastikan bahwa laporanmu dicek oleh seorang penutur asli bahasa Inggris.

Jika kamu beruntung tinggal di Jakarta, guru-guru native AIM akan dengan senang hati membantumu dalam berbicara, menulis dan mengecek semua laporan, dokumen dan surat penting yang kamu buat menggunakan bahasa Inggris.

You must be logged in to post a comment.

Klien Kami